Makna Isyarat Gerakan Kepala di Berbagai Negara

Guk ngangguk ngangguk ngangguk ngangguk ngangguk ngangguk guk..
Leng geleng geleng geleng geleng geleng geleng leng..

Hayo.. Siapa yang kenal dengan lirik lagu ini?!


Ya, bener banget.. Ini adalah lirik lagu dari Metal VS Dugem yang di nyanyikan oleh Project Pop pada beberapa tahun ke belakang, sampai saat ini pun lagu ini masuk enak untuk di dengarkan. Ya memang karena tidak mengenal batas waktu ya? hehe

Dalam lirik lagu ini dijelaskan, katanya kalau anak metal itu sukanya ngangguk-ngangguk, sedangkan anak dugem sukanya geleng-geleng  kayak ayam lagi celeng. haha.. Tapi kalian tahu nggak sih apa makna sesengguhnya dari dua gerakan yang berbeda tersebut? Kenapa harus demikian? Hmm, tentunya setiap orang punya persepsi yang berbeda ya.

Begitu pula dengan isyarat gerakan-gerakan kepala di berbagai negara ini. Walaupun sama, namun memiliki makna yang jelas berlainan dari budaya ke budaya.

Gerakan Kepala

Inggris, Indonesia



Orang Inggris, seperti orang Indonesia, menganggukan kepala untuk menyatakan bahwa mereka mendengar, tetapi tidak berarti menyetujui. 

Bulgaria 

Di beberapa negara, anggukan kepala malah berarti "tidak," seperti di Bulgaria, sementara isyarat untuk "ya" di negara ini adalah menggelengkan kepala. 

Yunani dan Timur Tengah

Di Negara Yunani, orang mengatakan "tidak" dengan menyentakkan kepalanya ke belakang dan menengadahkan wajahnya.

Ethiopia

Orang Ethiopia menggoyangkan jarinya dari sisi ke sisi, namun mengatak "ya" dengan melemparkan kepalanya ke belakang.

Italia dan Sebagian Orang Arab

Sebagian oang Italia dan Arab mengatakan "tidak" dengan mengangkat dagu, namun orang Maori di Selandia Baru, isyarat gerakan ini berarti "ya".

India dan Ceylon

Di beberapa wilayah India dan Ceylon, "ya" dapat dikomunikasikan dengan melempar kepala ke belakang dan memutar leher sedikit, dengan menyentakkan kepala ke bawah-kanan, atau memutar kepala secara cepat dalam suatu gerakan kepala melingkar.

India Selatan

Beda halnya dengan Indonesia, di India Selatan gelengan kepala bermakna "ya", sedangkan untuk menyatakan "tidak" mereka menganggukkan kepala. 

Contoh Kasus

Di Uni Emirat Arab, menggelengkan kepala itu juga berarti "ya." Maka seorang TKW Indonesia bernama Kartini pun dituduh telah melakukan perzinahan dengan sorang pekerja asal India dan dinyatakan bersalah karena ia menggelengkan kepalanya ketika ia ditanya oleh jaksa dan hakim. Dalam sidang itu, Kartini tidak didampingi penerjemah, sementara kemampuan bahasa Arabnya pun ala kadarnya. Semua pertanyaan dijawabnya dengan gelengan kepala yang berarti "tidak," padahal di negara itu gelengan kepala berarti "ya."

Di banyak negara, orang yang duduk sambil menegakkan kepada di hadapan orang yang berbicara berarti memperhatikan si pembicara. Di Australia, pembicara akan menyangka Anda kecapean atau mengantuk bila Anda memejamkan mata Anda. Akan tetapi, orang Jepang yang tampak tertidur-mata terpejam dan kepala menunduk ketika pembisnis asing sedang melakukan presentasi, sebenarnya sedang menyimak presentasi tersebut dengan sungguh-sungguh.

Demikianlah contoh perilaku nonverbal berupa gerakan kepala dari berbagai negara yang juga mempunyai makna berbeda yang bisa saya share kepada temen-temen. Semoga informasinya bermanfaat untuk kalian semua. Amin.

Sumber: Mulyana Deddy. 2010. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya



1 Response to "Makna Isyarat Gerakan Kepala di Berbagai Negara"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete