Penantian Panjang Bermitra dengan Mbah Adsense

Haiii guys.. Apa kabar? lama tak jumpa.. hehe
Pada postingan kali Saya akan membahas (atau tepatnya curhat) mengenai bagaimana akhirnya Saya bisa mermitra dengan mbah adsense.
Langsung saja kita ke TKP !

Awal Mula Mengenal Blog

Pada tahun 2012, atau tepatnya waktu itu Saya sedang menjalani perkuliah semester 2 di salah satu Universitas swasta di Kabupaten Garut. Nah dalam jurusan yang Saya ambil tersebut terdapat mata kuliah yang bernama Teknologi Komunikasi, dan salah satu tugas yang diberikan dosenku itu yakni membuat blog, dengan mewajibkan memposting artikel dua hari sekali dengan jumlah kata minimum yang sudah ditentukan. Entahlah, Saya lupa berapa banyaknya. Hehe

Saya diperkenalkan dengan dua jenis flatform gratis, yakni blogspot dan wordpress. Sebagai Mahasiswa yang rajin dan taat, dibuatlah dua buah blog dengan dua jenis flatform tersebut. Namun akhirnya Saya lebih memilih untuk mengembangkan blog Saya dengan flatform blogspot.. Iyaa blog yang sekarang ini (sitinurjanah16.blogspot.com). Saya kerjakan tuh tugasnya dengan tepat waktu, ya walaupun ada sebagian artikel yang hasil copas alias copy paste.. "wajarlah", pikirku..

Setengah Hati Melirik Adsense

Terlepas dari semua tugas itu, Saya merasa sangat baik-baik saja. Namun seorang temanku yang menjadi asdos alias asisten dosen pada mata kuliah yang sama,  ternyata sudah malang melintang menekuni dunia blogging. Katanya pula blog bisa menghasil uang, sebagai orang yang awam di dunia blogging, Saya bingung doong.. Kok  bisa?? Gimana caranya?? "Pake adsense", katanya.. Apalagi itu adsense? Tambah tak mengerti Saya..

Saya menyimak kehidupan teman bloggerku ini. Penghasilan dari bloggingnya bisa mencapai belasan hingga puluhan juta. Jumlah yang sangat fantastis untuk ukuran hidupanku yang kere ini.. hehe.. 

Sangat tergiur Saya dibuatnya.  Namun lagi-lagi Saya mengamati sisi lain kehidupan ketika ia blogging. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk blogging, sehingga kuliahnya pun berantakan menurutku. Antara ingin mempunyai penghasilan dan menjalani kuliah yang normal,  akhirnya Saya putuskan untuk menjalani kuliah saja. Lagian Saya aktif di salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang ada di kampus, dan jadwalnya pun lumayan padat, ya karna Saya angkatan pertama di UKM tersebut. Susah untuk membagi waktu. Intinya Saya memprioritaskan soal pendidikan saja.

Kepoin Google Adsense

Nasib manusia tak ada seorangpun yang mengetahuinya, kecuali sang Pencipta kita Allah Swt., Ia-lah yang Maha Segalanya. Begitupun dengan kehidupan keluarga Saya, kami mengalami krisis ekonomi.. Kuliahku akhirnya tak berlanjut. Kuputuskan mencari pekerjaan kesana kemari, hingga keluar kota dengan berbekal amplop coklat berisi lamaran dan dokumen lainnya. Ketatnya persaingan di ibu kota, dan minimnya keahlian membuatku ragu-ragu yang akhirnya sempat membuatku down dan menyerah, pulanglah Saya ke kampung halaman. Cerita yang sama kuulangi lagi di kota kelahiranku. Mencari pekerjaan tak semudah membalikkan telapak tangan guys.. Sempat Saya menjadi penjadi penyiar radio, tapi tak dibayar. Sempat Saya jadi atlet hingga menorehkan prestasi, tapi tak dihargai. Pengen nangis rasanya guys.. Asli.. Yaa tapi itulah kehidupan.

Berputar keras pikiranku.. Jika bisa dilihat, sembrawut sekali otakku ini, hingga rasanya ingin pecah.. Masalah hidupku lebih urgent dari pada masalah cinta kalian guys.. hahaha.. lebay Kuingat-ingat apa yang bisa Saya praktekan langsung untuk mendapatkan uang dari perkuliahanku dulu. Ku ingat sosial media, ku ingat blog, dan akhirnya ku ingat adsense yang waktu itu sempat membuatku terpukau.

Setelah sekian lama blogku terbengkalai, seperti rumah yang tak berpenghuni itu.. Akhirnya pada tahun 2016 ku mulai buka kuncinya, dan sangat berantakan sekali rumahku itu. Ku beranikan diri untuk sedikit bertanya kepada teman bloggerku mengenai bagaimana cara mengelola blog hingga memiliki reputasi. Selebihnya Saya banyak baca artikel mengenai adsense dari blog lain.

Tahap awal Saya mulai dengan mengganti temanya dengan tema yang lebih ringan, mengatur layout, menambah widget, dan menulis beberapa artikel baru. Waktu itu Saya rajin dan semangat sekali untuk menulis, karna yang Saya tahu dari beberapa sumber, katanya untuk bisa diterima oleh google adsense setidaknya kita harus mempunyai 60 artikel dengan umur blog yang lumayan lama. Ini Saya lakukan sebagai antisipasi, dan memang menulis harus konsisten kan.  Padahal faktanya banyak juga kok yang  langsung disetujui dangan blog berumur baru dan jumlah arikel yang tidak banyak.

Daftar Google Adsense

Pada pertengahan tahun 2016 sekitar bulan Juni atau Juli, dengan perasaan yang tidak karuan, ku beranikan diri untuk mendaftarkan blogku ke si mbah adsense. Dalam proses pengajuan adsense itu sendiri terdapat riview yang dilakukan oleh team adsense, riview tersebut dilakukan untuk melakukan peninanjuan terhadap blog, apakah blog kita layak untuk dipasangi iklan atau tidak. Tentunya adsense sendiri memiliki kebijakan tertentu.

Harap-harap cemas, menunggu beberapa hari riview tahap pertama, masuklah email yang tak lain dan tak bukan dari si mbah adsense, isinya emailnya itu ternyata bahwa blog yang Saya ajukan itu DITOLAK. Team adsense menilai bahwa blog Saya ini isi kandungan artikelnya didominasi oleh gambar. Ingin membuktikan pernyataan tersebut, Saya buka tuh artikelnya satu persatu, ya walaupun memakan waktu yang cukup lama... jeng.. jeng.. jeng.. Dan hasilnya, Saya tidak bisa menyangkal bahwa artikel yang Saya buat memuat banyak gambar, dalam satu artikel paling banyak terdapat tiga gambar. Langsunglah Saya edit artikelnya satu per satu, Saya buang gambar-gambar yang Saya kira kurang mendukung. Dan kini dalam satu artikel hanya memiliki satu atau dua gambar saja.

Dari yang tadinya Saya excited  terhadap blog, kini mulai pesimis lagi. Blog bukan harapanku untuk mencari nafkah, hopeless. Saya tidak lagi menulis artikel, hanya sedikit memperbaiki kekurangannya saja. Saya tinggalkan. Saya mencari pekerjaan baru.

Diterima Mbah Adsense

Satu tahun lima bulan tepatnya Saya meninggalkan blog. Di bulan Desember ini, entah kenapa Saya ingin sekali membuka blogku ini, mungkin ada angin besar yang membawanya... (ngaco),  membaca beberapa artikel, dan entah kenapa jari Saya ini menuju ke tulisan "penghasilan" dan Saya membuka adsensenya, dan tmemang tidak ada apa-apa, kosong, ya karna blogku belum diterima google adsense. wkwk

Dua hari kemudian Saya membuka email untuk mengecek apakah sudah ada  email yang masuk dari salah satu penjual buku online atau belum. Belum ada ternyata. Tak dinyana, ku scrool kebawah, ternyata ada sebuah email masuk dari google adsesnse, setelah membuknya, Saya syok abis, percaya gak percaya guys, isinya menyatakan bahwa blogku sudah diterima sepenuhnya oleh google adsense. berkali- kali Saya membaca untuk memastikannya. Dan alhamdulillah itu menang benar adanya.
Saya nggak nyangka, kenapa? Karna blogku ini sudah lama tidak aktif, tidak ada satu artikelpun yang Saya tulis setelah satu tahun lebih lamanya. Saya nggak ngerti atas dasar apa si mbah bisa menerima blogku ini. 

Rasa syukur Saya panjatkan kepada Allah Swt. yang telah memperlancar jalan hidupku. Kini blogku sudah bisa dipasang iklan dan bisa menjadi penghasil pundi-pundi rupiah. Sekarang Saya mulai semangat kembali untuk menulis. Alhamdulillah. :)

Nah itulah akhir ceritaku mengenai si mbah adsense. Bagaimana dengan cerita blog kalian? Silahkan untuk komentar untuk berbagi kisah kalian yaa..

Wassalam..

1 Response to "Penantian Panjang Bermitra dengan Mbah Adsense"